"Kebenaran adalah berani, dan kebaikan tidak pernah takut." -William Shakespeare_Measure for measure-

Rabu, 16 November 2011

"Seperti di Persimpangan"

Seperti di persimpangan. Pilihan jalannya begitu banyak. Dua pilihan saja sulit, apalagi lebih. Tuhan hanya memberi satu otak, satu jantung, satu hati, dan banyak pilihan. Ah. Jadi semacam dagelan saja. 
Tapi kata mereka yang mengaku berpengalaman, manusia diberi akal. Banyak akal. Jadi itu bukan situasi yang mustahil untuk dihadapi. Tambahkan nurani. Kata mereka yang mengaku dekat dengan Tuhan, nurani adalah yang paling jujur. Seperti alarm kebakaran. Jika pilihan yang berbahaya datang pada manusia, maka nurani akan membunyikan suaranya yang paling kencang. Yah, kecuali dinding hati dan otak sudah tebal, maka nurani tidak akan terdengar, atau terbaca, atau terlihat. 
Tetap saja seperti di persimpangan. Pilihan jalannya begitu banyak. Meskipun hanya satu tujuan, Meskipun nurani sudah bertugas sesuai kewajibannya, meskipun akal begitu banyak, tetap harus memilih satu jalan. 
Ingat sang waktu. Dia kejam. Tidak mau berhenti, katanya. Atau tidak bisa berhenti. Jelas, manusia yang hanya dianugrahi dua kaki merapat, bahkan kurang, tidak bisa memilih dua jalan dalam waktu bersamaan. 
Ah, itu dia si "rela berkorban" muncul. Munculnya tidak tergesa-gesa. Perlahan namun pasti. Relakan yang satu, pilih yang lain. Syukur, jika waktu masih banyak. Dua kaki rapat boleh kembali di perhentian sebelumnya lalu mencoba jalan yang lain. Sayang sekali, Sang waktu jarang memberi lebih. Biasanya selalu tepat. Bahkan terasa terbirit-birit. 
Seperti di persimpangan. Pilihan jalannya begitu banyak. 
Kata Mr. Simple, "It's a life. Isn't it?
Kata Mrs. Tegas, "Itu Hidup. Titik."

images from here

5 komentar:

Arif Zunaidi Riu_aj mengatakan...

Ah, enak kali ya kalo kita tahu, jalan yang mana yang lebih baik bagi kita. kalo selalu di persimpangan, rasanya tuh ngegantung bnaget. :(

lombokguide mengatakan...

Huhhhhh bingung milihhh arahhh mending jalan teruuuuuuuuusss ayo cari jalan lurusssss hihihihiiiii :) salam kenal dari yosh 7og4nk, Berkunjung balik yaaaaaaaaaaaa

Dania Adela mengatakan...

tetap harus bersyukur karena masih ada yang bisa dipilih, yakan yakan? hehe..
semoga pilihannya tepat yaaa :)

si gadis berponi mengatakan...

mami... ayo latihan dance buat persiapan konser kita!

FeraSuliyanto mengatakan...

@arif: kalo selalu tau, gak ada persimpangan, bos. :)

@lombokguide: salam kenal juga. :)

@dania: betul!betul! :D

@poni: mami lagi dipersimpangan nih pon. bingung arah jalan ke studio latihan. hahaha! tarik si glo juga. dia ngilang tuuh.
oke. mami tunggu di studio kaca ya! *pakebajusenam*

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...