"Kebenaran adalah berani, dan kebaikan tidak pernah takut." -William Shakespeare_Measure for measure-

Kamis, 28 Februari 2013

BERBAGI BAHAGIA

Aku ingin berbagi bahagia denganmu,
Bukan hanya mencari bahagia di kamu.
Seperti tentang memberi,
Bukan hanya tentang menerima.

-me on moment with mirror-



Selasa, 26 Februari 2013

IMPAS

Menjadi aku, tidak mudah.
Menjadi kamu, juga tidak mudah.
Impas, kan?
Lalu mengapa saling berlomba menyombongkan sengsaranya hidup?

random images from googleimages.



Jumat, 08 Februari 2013

MATI RASA

"Karena mematikan rasa seperti pengecut. Terlalu takut menghadap berani."  
(-Fe'S-)

Memangnya mati rasa menyenangkan?
Memangnya mati rasa bisa menolongmu dari bayang-bayang masalah?
Memangnya mati rasa bisa menghilangkan kesedihan?

Entah.

Yang pasti, mati rasa tidak dapat membuat bahagia.
Kan, mati rasa.
Bahkan bahagia pun tidak dapat dirasa.

-me on moment with mirror-

images random from google. or copyrigt by this site

Rabu, 06 Februari 2013

BURAM

Kalau kata orang cinta itu buta,
Buatku, cinta itu buram.
Karena terkadang, lebih baik tidak melihat daripada hanya melihat yang samar-samar.
Karena terkadang, lebih baik melihat hitam pekat daripada tidak kenal warna.

-me on moment with mirror-


Sabtu, 12 Januari 2013

BAGAIMANA MUNGKIN?

"Bagaimana mungkin kamu minta mimpi cepat-cepat jadi nyata, Sedangkan kamu sendiri tidak siap me-yakini-nya? Bagaimana mungkin kamu mengharapkan masa depan, sedangkan kamu sendiri tidak berani melangkah maju?"

-me on moment with mirror-

This image from this tumblr

Selasa, 08 Januari 2013

AKU PEREMPUAN

 "Aku modern, tapi tradisional di sebagian sisi."

Aku perempuan, menunggu didatangi.
Aku perempuan, menunggu diperjuangkan.
Sementara didalam hati yang tersembunyi, aku memberi umpan.
Lalu aku pun mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Agar kamu tidak menyesal memperjuangkanku.
Aku perempuan modern. tapi tradisional di sebagian sisi.
Aku perempuan. Dan aku pantas untuk yang terbaik.

*bukan tulisan curhat. Tidak semua tulisan saya tentang curhatan hati pribadi. Ciyus.*

p.s:  i love this painting! I got it from HERE

Jumat, 04 Januari 2013

HALO 2013! DOR! DOR!

"ECCLESIASTES 3 -- A TIME FOR EVERYTHING."

Ah, belum terlambat dong ya kalau saya mengucapkan selamat tahun baru sekarang. Masih terasa dong nuansa tahun baru nya. Jangankan tahun baru, suasana natal aja masih terasa kok, nih, di playlist saya masih ada lagu "last christmas" versi glee. Ihik. 
Selamat tahun baru, teman-teman. Saya rindu sekali menulis rutin di blog ini. Tapi apa daya, otak saya sedang tidak bisa diajak bekerja sama. Inilah yang akan menjadi salah satu resolusi saya ditahun 2013: membiasakan otak bekerja, aktif, dan produktif. Masalah tercapai atau tidak, well, mungkin itu dipikirkan nanti pada tanggal 31 desember 2013 aja ya. Hihi.
Kata beberapa orang, jangan membuat resolusi, fokus saja pada tujuan hidup untuk menjadi lebih baik. Tapi saya suka detail. Saya suka dengan hal-hal yang jelas dan ter-agenda. Karenanya, saya selalu membuat sesuatu dengan jelas, termasuk membuat permohonan pada Tuhan. Hihihi. 
Yang jelas dan yang pasti, tahun 2013 ini saya harus punya hati yang baru. Cieeeeehhh! *tepuktanganheboh*. Bukan berarti ini mudah. Memulai sesuatu yang baru, apalagi yang urusannya menjurus ke hati *ciiieeeeehhhh*, butuh keberanian yang luar biasa besar. At least, buat saya sih begitu. Apalagi kalau sebelumnya mungkin pernah mengalami pengalaman yang buruk. Eits, bukan curhat colongan! 
Pada akhirnya, saya boleh berdamai pada diri sendiri untuk beberapa hal. 2012 membuat saya belajar sangat banyak. Ada ketakutan, kekecewaan hebat, kehancuran, keterpurukan, kemarahan, protes. Lalu Tuhan membaliknya menjadi pembelajaran, pendewasaan, kehati-hatian, dan ketangguhan seorang saya. Yang lama tersingkir dan yang baru perlahan-lahan muncul. Belum sepenuhnya sempurna di minggu-minggu pertama di tahun 2013, tapi pasti akan disempurnakan dalam perjalanan 2013 ini. (AMIN! HASTAG: PRAYFORFERA!)
Saya juga bersyukur karena boleh masuk ke tahun 2013 dengan percaya diri dan merasa seksi. Tuhan mengembalikan kepercayaan diri saya yang sempat sembunyi di pertengahan 2012 lalu. Dan saya merasa seksi. Paling tidak, saya lebih langsing sekarang, daripada saat saya masuk ke tahun 2012 lalu. Haha. 
Baiklah, tulisan ini semakin random. Selamat menikmati tahun 2013, teman-teman. Kalau dirasa dari tahun ke tahun semakin berat, jangan khawatir. Itu sebuah pertanda. Pertanda bahwa kamu sedang menanjak ke level berikutnya. Cungguh, ini ciyus! 
Seperti lagu Pink yang berjudul Try: "Where there is desire, There is gonna be a flame. Where there is a flame, Someone's bound to get burned. But just because it burns, Doesn't mean you're gonna die. You've gotta get up and try, try, try."

HAPPY NEW YEAR! TOAST and KISS!

images from this whereheartit

Rabu, 12 Desember 2012

TERLALU CEPAT

"Heart beats fast. Color and Promises. How to be brave? How can I love when I'm afraid to fall -- One step closer."
 -A thousand Years' lyric-

Kamu.
Jangan bergerak terlalu cepat seperti roller coaster. Jangan melawan logika. Jangan bermain teka-teki. Jangan membingungkan.

Tapi.
Jangan berhenti. Jangan mundur. Jangan menghilang.

Ah.
Terlalu banyak kata "jangan".

Kalau begitu.
Tolong. Seimbangkan antara kata-kata dan perbuatan.

Kalau orang lain bilang perbuatan lebih penting daripada kata-kata, Aku tidak ingin begitu.
Aku ingin perbuatan dan kata-kata seimbang. Tidak ada yang lebih atau kurang.

Kamu.
Membuatku takut. Tapi sekaligus bersemangat.

Bisa kurangi kecepatannya? Tapi jangan berhenti.
-ini bukan curhat. Cungguh ini Ciyus-


image random from google


Selasa, 04 Desember 2012

DECEMBER, 4th. (REFLECTION)

"My dear God, 
I ask for humility and an attitude of grateful heart.
I ask for strength to forgive and release. 
I ask for courage to step forward. 
I ask for blessing from You to bless others.
And, I ask for pipi tirus. Amen. "

"Give thanks, with a grateful heart...."

Saya senang. Pada akhirnya Tuhan selalu mengarahkan mata dan hati saya pada hal-hal yang bisa disyukuri. Ada banyak sekali hal tidak sempurna yang terjadi dalam perjalanan satu tahun ini. Kondisi menjatuhkan saya. Situasi memojokkan saya. Orang-orang tertentu yang dulu berarti, meninggalkan saya. Keadaan menginjak harga diri saya. Pilihan-pilihan yang disediakan dunia, mengecoh saya. Lalu saya jatuh dengan bunyi debum yang sangat keras.
Sayangnya, saya sendirilah yang harus berjuang membangkitkan hal-hal yang sudah runtuh. Seperti kata orang-orang bijak itu: berani berbuat, berani bertanggung jawab.
Tapi inilah hadiah yang paling berharga, yang sudah Tuhan sediakan untuk saya. Saya rasa, Tuhan memang sangat kreatif dan luar biasa. Untuk hadiah hari ini, Ia sudah menyiapkan dari jauh hari. Tanda luar biasa bahwa Ia begitu mencintai saya dan begitu memikirkan saya dengan serius.
Saya ditempatkan pada situasi dimana saya harus lulus dalam pelajaran memaafkan. Bukan berarti saya sudah sempurna. Masih. Saya masih belajar. Dengan sangat keras.
Saya ditempatkan pada situasi dimana saya harus lulus dalam pelajaran menghormati pihak-pihak yang sudah ditetapkan untuk tetap dihormati sekalipun mereka "tersandung" dan menyenggol saya.
Saya disadarkan dengan cara yang manis bahwa saya tidak pernah sendiri. Dan saya disadarkan bahwa saya selalu punya kesempatan untuk bermimpi, berharap, dan menjadikannya nyata.
Beberapa bulan ini rasanya begitu dingin. Saya pikir, saya hancur dan tidak terselamatkan. Saya bahkan sempat berharap untuk tidak melalui hari ini. Mimpi saya hancur. Rencana saya berantakan. Semua tampaknya seperti kiamat. Dan saya tidak mampu berharap dan membangunnya kembali.
Tapi, yah. Itulah Tuhan. Katakan saya terlalu religius, saya tidak peduli. Hari ini adalah hari berpestanya saya dengan Tuhan. Kami saling mendentingkan gelas sampanye sambil duduk di padang rumput yang sejuk. Saya membayangkan bicara seperti ini pada Tuhan:

"Yah, Tuhan. Agak terlalu berat untuk satu tahun terakhir ini. Tapi aku mulai memahami caraMu bekerja. Semakin tahun semakin berat. Ternyata Kau sedang mendorongku untuk naik pada level berikutnya. Ini melelahkan. Tapi Kau pasti sudah tahu. Untungnya Kau sangat mengenali kemampuanku. Anyway, terimakasih untuk mereka, sahabat-sahabat yang luar biasa. Terimakasih untuk orang-orang baru yang Kau hadirkan dalam hidupku. Terimakasih untuk setiap kata yang sengaja kau lewatkan ke otakku, karena setelah aku menulisnya, membacanya ulang, aku dikuatkan. Terimakasih untuk hadiah luar biasa tahun ini. Mungkin, besok-besok, kelemahanku akan kambuh. Kebiasaan mengeluh bisa saja kumat. Tapi, Hari ini, aku hanya ingin mendentingkan gelas sampanye bersamaMu, memeluk tanganMu dengan mesra, dan berjalan-jalan. Aku mencintaiMU, tahukah Kau? Tanggal ini, 23 tahun yang lalu, Kau pasti sudah tahu kalau 23 tahun kemudian, aku akan mengatakan dan menuliskan ini untukMu. Iya, kan? You are so W.O.W lah, Tuhan, ciyus!"

Halo, saya sedang senang dan sayang sekali kalau tidak berbagi kesenangan ini padamu. Selamat bersenang-senang hari ini, hai orang-orang hebat. Tahu tidak, seperti kata Tuhan pada saya: "because your destiny, is in My hands, dear." 
Begitu juga dengan kamu. Karena apapun yang kamu kerjakan, akan dibuatNya berhasil. Well, jangan terkecoh dengan keadaan. Saya pernah terkecoh, dan rasanya, so We.O.We menyedihkannya. Padahal kan, kita dirancang untuk menaklukkan keadaan. Bukan sebaliknya. Ini ciyus! Dadah. *kecup* 

-tulisan ini ditulis dalam kondisi menahan senyum-senyum aneh karena terbayang beberapa kejadian manis pagi ini. Ihik. AHEY!- 

images from tumblr




Senin, 03 Desember 2012

HALO DESEMBER

"Senyum-senyum kecut, setengah pahit, (berharap) banyak manis. Ramai rasanya. Katanya sih, itulah hidup."

Kemarin bercerita tentang ke-optimis-an. Hari ini bercerita tentang keterpurukan.
Di satu saat, orang pergi meninggalkan. Di saat yang lain, orang datang memberi jasa pertemanan.
Kemarin tentang yang usang. Hari ini tentang yang baru.
Kemarin tentang mengeluh. Hari ini tentang bersyukur.
Halo desember, aku bergabung bersamamu dengan senyum-senyum kecut, setengah pahit, dan banyak manis. Katanya sih, itulah hidup.
Halo, desember, setiap saat berharap tentang yang manis saja, tanpa rasa lain. Tapi nanti akan mual kalau terlalu manis.
Kalau begitu, aku bergabung dengan senyum-senyum kecut, setengah pahit, dan banyak manis, supaya ramai.

Bagaimana caramu bergabung dengan desember?


*tulisan ini dibuat saat penulis mati gaya karena listrik padam dan akhirnya memutuskan nongkrong di junkfood restaurant sambil memandangi para seragam putih-abu yang sedang bersiap "menetas"*

Images random from googleimages

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...