"Kebenaran adalah berani, dan kebaikan tidak pernah takut." -William Shakespeare_Measure for measure-

Tampilkan postingan dengan label me on moment with mirror. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label me on moment with mirror. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Juli 2015

Sakit Hati

Ada yang membicarakan kamu di belakang. 
Ada yang berspekulasi tentang kamu. 
Ada yang sekedar senyum palsu atas dasar prinsip sopan santun merk Endonesa. 
Ada yang sekedar membuat kesimpulan (asal) dari masalah yang belum diselesaikan, langsung menuju bab akhir saja, biar selesai. 
Ada yang menyakiti hati terlalu dalam, lalu cuci tangan. 
Bahkan ada yang menusuk dari segala penjuru. 

Aduh, yang seperti ini bukan hal baru. Justru klasik. Sangat klasik. Yang baru adalah teknologi. Social media adalah baru. Tapi tentang menyakiti, bukan hal baru. Sejak dulu, manusia ahlinya. 
Kamu dan saya ahlinya. 

Ini hidup di bumi. Bukan hidup di surga. 
Jadi, sebisa mungkin, memaklumkan "sakit hati" akan jadi obat yang baik untuk sehatmu. Memaklumkan, bukan membiarkan. 


*Ditulis pada tanggal 5 Januari 2015. Oh my. Sudah 7 bulan berlalu dan teronggok begitu saja di folder draft* 

-me and moment with mirror-
 





Senin, 10 November 2014

PERSAHABATAN

Persahabatan tidak menuntut dan mengatur kehidupan satu sama lain. 

Persahabatan bukan urusan menghakimi atau menunjuk dengan lidah yang tajam. 

Persahabatan bukan tentang pertemuan yang terjadi sejak kecil, sejak belasan tahun lalu, dan bertahan hanya dengan sekedar sapa atau "berteman" di media sosial. 

Persahabatan adalah dukungan dan pelukan yang hangat saat suka dan duka. 

Kalau yang sebaliknya terjadi, mungkin perlu berikan tanda tanya di hati, 

"Apakah mereka sahabatmu?"



Me and Moment with mirror

Selasa, 21 Mei 2013

KESENANGAN YANG DIPANJANG-PANJANGKAN

Kalau saja hal yang menyenangkan dipanjang-panjangkan masanya, apa iya rasanya masih tetap menyenangkan?
Mungkin kesenangan itu tidak lagi menyenangkan, tapi akhirnya berubah menjadi membosankan.
Kalau sudah membosankan, apa iya kesenangan itu masih terasa menyenangkan?
Mungkin itulah sebabnya sesuatu yang menyenangkan jarang hadir dengan ukuran waktu yang panjang.

Pantas saja, kalimat "then, they live happily ever after. Forever." hanya ada di negeri dongeng. 


-me on moment with mirror- 


Sabtu, 04 Mei 2013

MENAKUTKAN

Rasanya menakutkan ketika tahu kamu takut.
Rasanya menakutkan ketika tahu kamu ragu.
Rasanya menakutkan ketika tahu kamu akan menyerah.
Takut itu menular.


Seandainya keberanian juga menular. 

-me on moment with mirror- 


Selasa, 30 April 2013

CINTA TERLARANG

Ada dua jenis cinta terlarang;
Cinta yang dilarang oleh Tuhan,
dan cinta yang dilarang oleh manusia.

Biasanya yang selalu menyakitkan adalah cinta yang dilarang oleh manusia sendiri. 
Lalu, kalau perjalanan cinta itu gagal, mengapa lebih sering menyalahkan Tuhan?


-me on moment with mirror-

Selasa, 05 Maret 2013

PEJUANG SEJATI

Seperti pejuang sejati yang hanya gugur karena kematian, dan tidak akan pernah menyerah,
seperti itulah harapan untuk cinta.
Karena cinta yang ini ingin bicara tentang selamanya,
bukan sementara.

-me on moment with mirror- 


Kamis, 28 Februari 2013

BERBAGI BAHAGIA

Aku ingin berbagi bahagia denganmu,
Bukan hanya mencari bahagia di kamu.
Seperti tentang memberi,
Bukan hanya tentang menerima.

-me on moment with mirror-



Jumat, 08 Februari 2013

MATI RASA

"Karena mematikan rasa seperti pengecut. Terlalu takut menghadap berani."  
(-Fe'S-)

Memangnya mati rasa menyenangkan?
Memangnya mati rasa bisa menolongmu dari bayang-bayang masalah?
Memangnya mati rasa bisa menghilangkan kesedihan?

Entah.

Yang pasti, mati rasa tidak dapat membuat bahagia.
Kan, mati rasa.
Bahkan bahagia pun tidak dapat dirasa.

-me on moment with mirror-

images random from google. or copyrigt by this site

Rabu, 06 Februari 2013

BURAM

Kalau kata orang cinta itu buta,
Buatku, cinta itu buram.
Karena terkadang, lebih baik tidak melihat daripada hanya melihat yang samar-samar.
Karena terkadang, lebih baik melihat hitam pekat daripada tidak kenal warna.

-me on moment with mirror-


Sabtu, 12 Januari 2013

BAGAIMANA MUNGKIN?

"Bagaimana mungkin kamu minta mimpi cepat-cepat jadi nyata, Sedangkan kamu sendiri tidak siap me-yakini-nya? Bagaimana mungkin kamu mengharapkan masa depan, sedangkan kamu sendiri tidak berani melangkah maju?"

-me on moment with mirror-

This image from this tumblr

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...