"Kebenaran adalah berani, dan kebaikan tidak pernah takut." -William Shakespeare_Measure for measure-

Kamis, 14 November 2013

SIRIK DAN RANDOM

"Karena hakikatnya sirik bikin kulit keriput dan selulit bertambah." (-Fe's-)

Akhir-akhir ini saya sering banget ketemu orang sirik. Wait! Banyak juga kok yang baik-baik.

Sirik atau apatis sih? Ya begitulah ya.
Pernah nggak sih ngalamin hal seperti ini:

Ada yang lagi bahagia, kita bilang deh "alah paling juga sebentar, tunggu aja ntar lagi. Gue juga dulu gitu keleus."

Ada yang lagi sedih, kita ngompor-ngomporin biar makin down, "emang idup tuh begitu, kalo nggak menderita, nggak idup." #Lho

Ada yang lagi banyak duit, kita bilang "Alah, duit darimana itu. Paling juga bentarlagi abis. Miskin lagi. tunggu aja deh."

Ada yang lagi falling in love seumur jagung, kita bilang "Halah, alay. Paling ntar lagi juga kelar. Hebring deh. Gue juga dulu begitu tuh."

Dan sebagainya, dan sebagainya.

Hei orang sirik, jangan sedih! Saya juga pernah menjadi bagian darimu, hahahahahahahahaha! *Ketawa malu bin miris*
Apalagi kalau udah ngeliat instagramnya Syahrini, godaan untuk mengumbar kesirikan sungguh membahana dan cetar. Haahahahahahahaha *Ampun, Nderek Gusti*

Tapi point-nya adalah saya belajar. Belajar untuk nggak begitu lagi dan mendoakan yang terbaik aja. Gaulnya tuh: Keep positive thinking.
Saya agak terganggu dengan orang-orang sirik. Apalagi orang nyinyir, yang nyinyirnya tidak pada tempatnya dan tidak tepat waktunya. Kalau dikasihtau, biasanya urusan makin heboh dan bawa-bawa anak cucu tetangga. Males deh.
Mulut saya juga gak manis-manis amat kok. Tapi paling nggak, di otak ini, seringnya sibuk memilah-milah kapan mau nyinyir dan kapan nggak perlu nyinyir. Orang yang kayak gimana yang kudu dipedesin, orang yang kayak gimana yang kudu dihalusin.

Yang mau ndemo-in saya, sabar yah. Begitulah hidup. Kadang kenyataan tidak semanis ke-nyinyir-an dan ke-sirik-an kita.Lalalalalalalalalala

Saya nggak sempurna. Ada banyak orang yang mungkin sakit hati dengan kelakuan saya. Tapi, ladies and gentleman, karena umur nggak makin muda kayak kasusnya Benjamin Button, hidup mati juga cuma Tuhan yang tahu, Kayaknya asik kalo kita tobat berjamaah. Salah dikit, dibenerin. Bener banyak, dimantepin. Gitu kan oke yaa.

*Singing*
imagine all the people..............




Rabu, 13 November 2013

GOOD PEOPLE STILL EXIST, DEAR.

"Godaan untuk menjadi jahat lebih banyak daripada godaan untuk menjadi baik. Ini tentang pilihan kok, bukan takdir." (-Fe's-)


HUALO! *ucapkan dengan gegap gempita*

What a hectic day yah beberapa hari terakhir ini. Padahal pengennya sih bisa update blog tiap hari. Lumayan gitu nambah followers, #Yakeleus

Sebenernya ada satu peristiwa penting yang mau saya tuliskan dari kemarin-kemarin. Tapi apa daya, saya sedang sibuk sama hati yang minta ini itu, sampai buka blog pun ngintip-ngintip #apadeh

Anyway, sekitar minggu lalu, saya kehilangan dompet. Seumur-umur, baru pertama kali saya kehilangan benda penting seperti dompet. Dompetnya sih memang kecil, dompet seukuran kartu gitu, warna merah, ada merk teddy bear nya. Imut yah. Hehehe.
Singkat cerita, saya nggak sadar itu dompet ilang. Sampe temen-temen kantor saya (waktu itu saya lagi nggak dikantor, lagi nge-freelancing job lain) nge-bbm saya dong.

"Eh, lu kehilangan dompet ya?"
"Fer... PING PING PING PING"
"Feeerrr.... PING PING PING PING PING PING"

Pas saya baca, tung! Syok dong! Secara di dompet itu semua kartu penting numplek disitu. Sim A, Sim C, KTP (dengan foto yang sumpah jelek total), STNK mobil-motor, CC, ATM, Foto calon suami. AAARGGHH!

Singkat cerita, ditengah kepanikan, temen kantor ngasih tau saya, hubungi Pak Ahmad Tain di nomer sekian. Beliau lah yang menemukan dompet mungil merah itu dipinggir jalan. Beliau tidak menemukan nomer yang bisa dihubungi untuk pemilik dompet ini. Tapi beliau hebat! Niat bener ngembaliin dompet itu, Dia minta tolong temannya untuk melacak saya lewat internet.

Puji Tuhan saya eksis ya (sedikit narsis), Akhirnya mereka menemukan tempat saya bekerja. Karena saya tidak mungkin mencantumkan nomer HP di media sosial (nanti fans berebut telepon), Pak Ahmad dan temannya ini menghubungi FB tempat saya bekerja. Karena itulah teman-teman kantor saya (dan mungkin juga pendengar radio tempat saya kerja) tahu lebih dulu kalau dompet saya hilang, dibandingkan orang yang punya dompet ini, nggak tau kalau dompetnya hilang. Hiks.
*Kehilangan dompet ini juga membuat saya gagal nge-date sama KIREINA ENNO, novelis yang hits itu lho! HUH!:(*

Akhirnya saya telepon lah beliau. Saya ditemani Mister Love, bertemu dengan Pak Ahmad. Beliau mengembalikan dompet saya UTUH. Ada sejumlah uang didalamnya, nggak sedikit juga jumlahnya. Tapi beliau tidak menyentuh seribu rupiah pun. Beliau pun menolak (dengan bersikeras) sejumlah uang yang ada didalam situ pas saya kasih ke beliau.

Seriusan deh, JARANG BANGET nemuin orang baik akhir-akhir ini. FYI, beliau bekerja sebagai gardener di vila-vila disini. Sangat sederhana tapi baik hati dan AMIN ya, jujur.

Simple thing. Ada yang nggak mau ribet ngurusin dompet orang sampe sibuk nyari pemiliknya. Ada juga yang gelap mata ambil isi dan apapun yang bisa dipake deh didalemnya, sisanya, yang gak berguna buat dia:BUANG.

Sudah pasti terimakasih sama Tuhan dong. Kalau bukan DIA yang nge-bisik-in Pak Ahmad, mungkin dompet itu ada ditangan orang yang nggak tepat. Terimakasih juga Pak Ahmad, anda orang jujur, makanya masih bisa dengar bisikan Tuhan.

Di setiap masa, orang bisa berubah. Ada yang jahat jadi baik, ada yang baik jadi jahat. Tergantung situasi dan kondisi sih biasanya. Tapi, kalau yang namanya sifat baik dan dekat dengan Tuhan jadi pola dan prinsip, Amin yah, yang dipegang dan dijalankan adalah yang baik-baik dan yang benar-benar. 

God Bless You, Pak Ahmad.

*Terimakasih juga untuk doanya. Beliau sempet-sempetnya lho mendoakan saya langgeng dengan Mister Love dan sampai pada jenjang yang paling heboh dan serius dalam sebuah hubungan percintaan, ah you know lah.. hihihihi. Doa Orang baik, Tuhan dengar. AMIN!!!!*


Jumat, 01 November 2013

Ini Itu, Begini Begitu

Ini itu, begini begitu.

Apa yang disangka-sangka, nyatanya tidak terjadi.
Apa yang tidak disangka-sangka, justru sering terjadi.
Aih, pantas ada kata "terkejut" di kamus bahasa.

Selamat bulan November. Selalu berharap setiap bulan berjalan dengan manis dan indah. But yeah, ladies and gentleman, apa yang tidak disangka-sangka, justru sering terjadi.

I dare my self to say "always beautiful and awesome" for every moment. EVERY MOMENT.
Aaakkhh! 

Senin, 28 Oktober 2013

TUH KAN!

Fiuh! *tiup-tiup "debu" di Blog*

Yaampun lama sekali sih nggak up-date blog ini. Setelah liat posting terakhir, baru nyadar kalo tanggal yang tertera adalah bulan Juli. Apa kabar teman-teman blogger? Saking lamanya "Sembunyi" dari blog, saya baru tau kalo beberapa hari lalu adalah hari blog. hihihi. Selamat merayakan dunia tulisan dengan semakin rajin nulis yang oke-oke dan berbobot ya *ngomong sama cermin*.

Tiga bulan terakhir ini bukan berarti tidak ada moment berarti yang nggak bisa diceritakan melalui tulisan. Malah, terlalu banyak! Saking banyaknya sampe bingung nulisnya. *ah, alesan* hihihi.

Yang jelas, tiga bulan terakhir ini, saya kesal-sebel-bete-lelah-males-nguk dengan diri sendiri. Too much drama in my life, well. Yaa bukan berarti dulu-dulu nggak nge-drama-in hidup ya. hahaha. Tapi drama yang terjadi akhir-akhir ini sungguh drama yang melelahkan. Haish. Apasih.

Tapi ya begitulah. Kalo nggak begitu, nggak belajar, kan.

Pelajaran yang boleh dipetik (ya kale daun), beradaptasi dengan karakter orang lain tidak mudah. Jangan lupa, saya (dan kamu) punya ego, ego yang ukurannya masing-masing beda-beda. Jarang pula ada ukuran ego yang kecil. Biasanya besar dan sangat besar dan super besar. Mungkin yang terjadi beberapa waktu terakhir ini adalah ego seorang Fera Suliyanto yang membengkak, seperti tubuh saya yang juga mulai membengkak kembali. But yeah, this is life. Saya sedang sakit-sakitan "menusukkan jarum" ke ego supaya mengempis dan semua kembali menyenangkan dan membahagiakan.
Manusia tidak pernah di desain dengan otak, pikiran, dan hati yang sama. Sekalipun kita seringkali bilang ke orang-orang: "wah kok kita bisa sama sih!". Percayalah, tidak pernah sama. Yang bisa dilakukan cuma NERIMO. Berbesar hati menerima orang lain dengan whole-package nya yang mungkin nggak setiap detik menyenangkan hati sendiri. Berbesar hati juga untuk mengakui bahwa diri sendiri tidak sehebat yang dibisikkan oleh ego yang sering menyombongkan nama, supaya akhirnya bisa SADAR DIRI untuk memperbaiki yang harus diperbaiki.

Yah, tuan-tuan, nyonya-nyoya, namanya juga adaptasi ya. Nggak semudah bikin es teler pake apokat ditambah susu kan. Pinginnya sih bilang pake toa, ayo belajar bareng-bareng. Ingatkan saya kalau saya salah. Ingatkan kamu kalau kamu salah. Perhatikan cara mengingatkannya, karena hei, saya dan kamu punya ego. Ego besar dan sering heboh, yang kalau salah senggol, bisa kena bacok.

Errrr... mulai ngaco kan.... yuk makan es teler. Sambil merenung, sambil nyeruput es teler, di pantai. AAAWWRRR! Let's go beibi!! 



Senin, 22 Juli 2013

TERSERAH DEH AH JUDULNYA APA AJA~


Sebenarnya jadi Syahrini mungkin saja menyenangkan, meskipun dia banyak dihujat dan di begini-begitu-kan. Yah, terlepas dari keanehannya itu ya. Tapi mungkin begitulah caranya menikmati hidup. Agaknya ngaco, tapi toh dia tidak mengacaukan hidup orang lain. Tidak suka, jangan dilihat.

Kalau membayangkan seluruh isi dunia ini cuek-cuek saja, tidak peduli satu sama lain, mungkin mengerikan. Hidup tanpa peduli itu mengerikan. Tapi kalau berdiri ditengah kerumunan orang yang OVER peduli, lebih mengerikan. Kembali lagi pada istilah "seimbang" dong. Jangan lebih dan jangan kurang. Masalahnya, mau hidup seimbang tidak semudah ketika me-ngetik-kan kata "seimbang".

Ribet ya.... gitu deh hidup. Eh, salah. Gitu deh manusia.

Kadang-kadang, ngomongin kelakuan manusia kayak kita bukan manusia aja. seolah nggak hidup satu planet aja sama yang diomongin. Seolah punya kelakuan yang beda sendiri. Emang syahrini, "lain daripada yang lain"?

Emh. Sebenernya ini mungkin bagian dari mengingkari diri sendiri. Lebih pada ketakutan diri sendiri aja. Liatnya kelakuan manusia lain aja, fokusnya disitu aja, soalnya takut liat kelakuan diri sendiri. Menghakimi orang lain memang mudah. Menghakimi diri sendiri jelas yang tersulit. Pantes aja, mana ada hakim yang meng-vonis dirinya sendiri saat melakukan kesalahan. Pastilah diberikan pada hakim yang lain.

Sebenernya ini adalah tulisan nggak penting yang terlintas di siang yang mendung ini. Sedang penat, sodara-sodara. Capeknya sedang membabi buta. Bukan capek fisik sih, capek fisik bisa dibereskan dalam satu hari pejaman mata. Kalau capeknya dari otak, mau dipejemin sehari juga rasanya kok belum cukup. Pejemin selamanya juga kayaknya berlebihan. Tuh kan, ribet ya....

Hiks... 


Selasa, 09 Juli 2013

BAM BIM BUM!

Halo!
Selamat bulan juli!
'Berdebu' sekali ya blog saya, (baca: tidak pernah update tulisan).

Saya sedang tidak punya ide untuk menulis tentang apapun.
Sedang berada di puncak kelelahan yang paling puncak.
Sedang bosan dengan segala sesuatu. Bosan yang paling bosan.

Tapi, selalu ada alasan untuk mengucap syukur dan berterimakasih, kok.
Iya iya iya iya, kan?

Hidup itu mudah. Menikmati hidup yang tidak mudah.
(ho yeah, fe? :D)
Selamat menikmati bulan Juli. Selamat menikmati hidup. 


 

Jumat, 07 Juni 2013

RANDOM THOUGHTS

Kalau setiap situasi begitu terkendali, begitu mudah, begitu sesuai dengan maumu, apakah kamu masih tertarik untuk membangun sebuah mimpi?

Bukankah mimpi adalah bagian yang belum bisa teraih, karena itu kita memimpikannya?

Kalau semua begitu mudah didapat, apa iya masih tertarik untuk bermimpi?



*aduh random ya, demi memenuhi update-an blog yang mulai berdebu ini.*


Selasa, 21 Mei 2013

KESENANGAN YANG DIPANJANG-PANJANGKAN

Kalau saja hal yang menyenangkan dipanjang-panjangkan masanya, apa iya rasanya masih tetap menyenangkan?
Mungkin kesenangan itu tidak lagi menyenangkan, tapi akhirnya berubah menjadi membosankan.
Kalau sudah membosankan, apa iya kesenangan itu masih terasa menyenangkan?
Mungkin itulah sebabnya sesuatu yang menyenangkan jarang hadir dengan ukuran waktu yang panjang.

Pantas saja, kalimat "then, they live happily ever after. Forever." hanya ada di negeri dongeng. 


-me on moment with mirror- 


Sabtu, 04 Mei 2013

MENAKUTKAN

Rasanya menakutkan ketika tahu kamu takut.
Rasanya menakutkan ketika tahu kamu ragu.
Rasanya menakutkan ketika tahu kamu akan menyerah.
Takut itu menular.


Seandainya keberanian juga menular. 

-me on moment with mirror- 


Kamis, 02 Mei 2013

HELO MAY!

Helo may! 

Mei 2013 ini diawali dengan peristiwa kejam. #drama
Hehehe. Nggak kok, Mei 2013 saya sih diawali dengan pembelajaran. #Sok
Yah, ada serentetan kejadian yang membuat saya sadar bahwa saya mengawali sesuatu dengan cara yang salah, dan selama ini saya belum melakukan sesuatu yang pada akhirnya menjadi puncak dari segala masalah. 

Yah, bingung kan bacanya. Hihihi. 
Supaya gak bingung, saya hanya berharap mei ini adalah bulan dari segala jawaban, bulan dari segala keajaiban yang saya tunggu-tunggu. Ada hal-hal yang diluar kemampuan kita untuk diselesaikan. Tapi ada hal-hal yang membuat kita sadar kalau manusia memang sebenernya gak punya kendali apapun untuk hidup. Meskipun rasanya hidup seperti milik sendiri. #Apasih

Ini memang postingan #random. Daripada makin random, saya cuma mau bilang, selamat menikmati bulan mei. Ada yang menyerah, ada yang berjuang. Ada yang bingung, ada yang yakin. Ada yang pasrah, ada yang berserah. Ada yang diam, ada yang bergerak. 
Semua ada waktunya. Semua indah pada waktunya. 
Bulan Mei pasti jadi bulan hebat, seperti bulan-bulan lainnya. 

"Bersama, kita katakan: AMIN." *saya suka kalimat ini saat seseorang selalu mengucapkannya selagi meng-amin-i doa :)*




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...